Wilayah kekuasaan Majapahit, termasuk Melaka sebagai bagian Vassal State (negara budak) dari Majapahit saat itu

Saya tidak menghendaki adanya permusuhan dengan mereka, yang katanya menurut mereka kita adalah saudara serumpun mereka. Saya Bangsa Jawa, mereka Bangsa Melayu (katanya). Apakah banyak kesamaan budaya dari Bangsa Jawa dengan Bangsa Melayu (katanya)? Menurut sejarah yang saya pelajari bahkan peradaban Bangsa Jawa lebih dahulu eksis di Nusantara ini (+1300 SM,  Jawadwipa) sedangkan peradaban Bangsa Melayu baru ada setelahnya, itupun bukan di Melaka, melainkan di Sumatera. Dan kalaupun ada kesamaan budaya, itu karena Melaka telah terjajah oleh Kerajaan-Kerajaan Jawa dan Melayu (Sumatera). Mereka terjajah bahkan semenjak Negara Jawadwipa berdiri. Dan kembali menjadi Vassal State (Negara Budak) saat Majapahit berkuasa (1300 M).

Sejarah mencatat bahwa kegiatan survei dan pemetaan di Nusantara dilakukan sejak delapan abad lalu. Salah satu buktinya, peta paling awal tentang Nusantara sudah dibuat oleh bangsa Nusantara sendiri pada masa Majapahit. Peta administratif pernah dibuat pada masa Raden Wijaya memerintah Kerajaan Majapahit.

Jadi kalau mereka mengklaim Keris dan Batik sebagai warisan kebudayaan leluhur mereka, sebaiknya mereka berpikir dahulu seribu kali, kalau-kalau Sang Mahapatih Gajahmada bangkit kembali dari kubur untuk mengklaim Malaysia. Hahaha…😀

Dan satu lagi, mereka bilang bendera Indonesia “Sang Saka Merah Putih”  menjiplak dari bendera Monako dan Polandia? Coba lihat baik-baik bendera Negara Federasi Majapahit ini, karena inilah asal muasal  “Sang Saka Merah Putih”.

Bendera Majapahit, inspirasi terbentuknya “Sang Saka Merah Putih”

Kenapa malah setelah melihat bendera ini saya malah berpikir bahwa bendera mereka yang menjiplak bendera Majapahit?

Ngaku – ngaku serumpun tapi gayanya minta ampun….

Sumber : Arsiteknusantara, Un2kmu