Pika adalah sejenis hewan menyusui kecil berbulu yang bersaudara dengan kelinci dan terwelu. Mereka hidup didataran rumput pegunungan dan di sepanjang daerah berbatu di bagian Amerika Barat Kanada Barat. Pika berukuran panjang 6-8 inci (15-20) dan berbobot 6 ounce (sekitar 186 gram). Mereka hidup di lereng pegunungan yang tinggi, 8.000-13.000 kaki (2.400-4.000 meter). Pika (dibaca paikah) adalah nama yang dipakai suku Tunguse di Siberia untuk makhluk ini. Pika Amerika di kenal dengan nama conie, kelinci batu, atau terwelu tikus.

Naiknya suhu udara tampaknya merupakan penyebab utama merosotnya populasi pika di Great Basin. Cukup terpapar selama beberapa jam pada suhu diatas 80 derajat fahrenheit (sampai 26 derajat celcius) dan pika akan mati. Beberapa tahun terakhir lebih dari dua pertiga pika di Nevada dan Oregon telah menghilang. Pika di bagian lain tempat asal mereka pindah ke tempat yang lebih tinggi untuk menyelamatkan diri dari suhu yang memanas.

Kepekaan hewan berbentuk bulat telur ini terhadap suhu yang ekstrem, baik dingin maupun panas, menempatkan hewan ini tengah-tengah perdebatan mengenai pemanasan global.