<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Geoweek&#039;s WebBlog</title>
	<atom:link href="http://geoweek.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://geoweek.wordpress.com</link>
	<description>Kelakukan kita terhadap kehidupan, menentukan sikap kehidupan terhadap kita.</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 May 2011 11:40:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='geoweek.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/ca20488a6d73653d3fac4eba7f996118?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Geoweek&#039;s WebBlog</title>
		<link>http://geoweek.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://geoweek.wordpress.com/osd.xml" title="Geoweek&#039;s WebBlog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://geoweek.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Hooded Pitohui, Inilah Satu-Satunya Burung Beracun di Dunia</title>
		<link>http://geoweek.wordpress.com/2011/05/28/hooded-pitohui-inilah-satu-satunya-burung-beracun-di-dunia/</link>
		<comments>http://geoweek.wordpress.com/2011/05/28/hooded-pitohui-inilah-satu-satunya-burung-beracun-di-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 May 2011 11:31:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>geoweek</dc:creator>
				<category><![CDATA[Klasifikasi Makhluk Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Tahukah kamu??]]></category>
		<category><![CDATA[Burung Beracun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://geoweek.wordpress.com/?p=1112</guid>
		<description><![CDATA[Ternyata ada juga burung beracun di Bumi ini, konon katanya burung beracun ini hanya ada satu jenis di dunia yang bernama Hooded Pitohui. Burung Hooded Pitohui ditemukan di Papua Nugini, pertahanan mereka terhadap pemangsa yang walaupun sederhana tapi menakjubkan adalah mereka beracun. Pitohui memakan beberapa jenis kumbang yang mengandung neurotoxin kuat dan mengandung alkaloid yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=geoweek.wordpress.com&amp;blog=5150593&amp;post=1112&amp;subd=geoweek&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/05/102hoodedpitohui.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1113" title="102hoodedpitohui" src="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/05/102hoodedpitohui.jpg?w=640" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Ternyata ada juga burung beracun di Bumi ini, konon katanya burung beracun ini hanya ada satu jenis di dunia yang bernama Hooded Pitohui. Burung Hooded Pitohui ditemukan di Papua Nugini, pertahanan mereka terhadap pemangsa yang walaupun sederhana tapi menakjubkan adalah mereka beracun.</p>
<p><span id="more-1112"></span>Pitohui memakan beberapa jenis kumbang yang mengandung neurotoxin kuat dan mengandung alkaloid yang dikenal sebagai batrachotoxin (racun yang juga ditemukan pada kulit dari Katak Panah Beracun Amerika Selatan).</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/05/934hooded_pitohui_0360s.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1115" title="934hooded_pitohui_0360s" src="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/05/934hooded_pitohui_0360s.jpg?w=640" alt=""   /></a><br />
Dengan makan kumbang, burung-burung menjadi beracun, toksin mereka terdapat pada bulu dan kulit. Mereka benar-benar dikenal oleh penduduk setempat sebagai “burung sampah”, karena toksisitasnya membuat tidak mungkin untuk dimakan kecuali kulit dan bulu mereka dicabut.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/05/541jackd4.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1114" title="541jackd4" src="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/05/541jackd4.jpg?w=640" alt=""   /></a><br />
Menyentuh Hooded Pitohui dapat menyebabkan mati rasa dan kesemutan, kulit terbakar dan bersin, seperti yang dilaporkan oleh para ilmuwan yang menangani makhluk itu, sedangkan memakan mereka mungkin akan jauh lebih berbahaya.</p>
<p>Untuk memperingatkan sifat toksisitasnya, burung ini memiliki warna terang oranye dan warna hitam yang memungkinkan calon predator untuk mengenalinya. Dan diyakini bahwa Hooded Pitohui dapat menggosok toksin pada telur dan anaknya untuk melindungi mereka dari predator.</p>
<p style="text-align:justify;">sumber : <a href="http://www.koleksiweb.com/iptek/hooded-pitohui-satu-satunya-burung-beracun-di-dunia.html">Koleksiweb</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/geoweek.wordpress.com/1112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/geoweek.wordpress.com/1112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/geoweek.wordpress.com/1112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/geoweek.wordpress.com/1112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/geoweek.wordpress.com/1112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/geoweek.wordpress.com/1112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/geoweek.wordpress.com/1112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/geoweek.wordpress.com/1112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/geoweek.wordpress.com/1112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/geoweek.wordpress.com/1112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/geoweek.wordpress.com/1112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/geoweek.wordpress.com/1112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/geoweek.wordpress.com/1112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/geoweek.wordpress.com/1112/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=geoweek.wordpress.com&amp;blog=5150593&amp;post=1112&amp;subd=geoweek&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://geoweek.wordpress.com/2011/05/28/hooded-pitohui-inilah-satu-satunya-burung-beracun-di-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d25b5181947fc5afb9eab775dc87b525?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">geoweek</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/05/102hoodedpitohui.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">102hoodedpitohui</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/05/934hooded_pitohui_0360s.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">934hooded_pitohui_0360s</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/05/541jackd4.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">541jackd4</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>10 Desain Sempurna Pada Bumi, Bukti Kesempurnaan Tuhan Sang Pencipta</title>
		<link>http://geoweek.wordpress.com/2011/04/03/10-desain-sempurna-pada-bumi-bukti-kesempurnaan-tuhan-sang-pencipta/</link>
		<comments>http://geoweek.wordpress.com/2011/04/03/10-desain-sempurna-pada-bumi-bukti-kesempurnaan-tuhan-sang-pencipta/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Apr 2011 16:44:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>geoweek</dc:creator>
				<category><![CDATA[Astronomi]]></category>
		<category><![CDATA[Tahukah kamu??]]></category>
		<category><![CDATA[Bumi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://geoweek.wordpress.com/?p=1084</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu temuan mutakhir di dunia sains yang menjadi buah bibir di kalangan ilmuwan adalah apa yang disebut prinsip antropis. Prinsip ini mengungkapkan bahwa setiap detail yang terdapat di alam semesta telah dirancang dengan ketepatan yang sempurna untuk memungkinkan manusia hidup. Contoh kecil dari prinsip antropis ini dapat kita temukan pada fakta-fakta yang berkaitan dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=geoweek.wordpress.com&amp;blog=5150593&amp;post=1084&amp;subd=geoweek&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/04/bumi.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-1085" title="bumi" src="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/04/bumi.gif?w=640" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Salah satu temuan mutakhir di dunia sains yang menjadi buah bibir di kalangan ilmuwan adalah apa yang disebut prinsip antropis.</p>
<p style="text-align:justify;">Prinsip ini mengungkapkan bahwa setiap detail yang terdapat di alam semesta telah dirancang dengan ketepatan yang sempurna untuk memungkinkan manusia hidup. Contoh kecil dari prinsip antropis ini dapat kita temukan pada fakta-fakta yang berkaitan dengan keberadaan bumi.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-1084"></span>Dalam hal ini, seorang astronom amerika Hugh Ross dalam bukunya yang berjudul &#8216;The Fingerprint of God, Recent Scientific Discoveries Reveal The Unmistakable Identitiy of The Creator&#8217; telah membuat daftarnya sendiri sebagai berikut.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>1. Jarak bumi dengan matahari</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/04/helions.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-1086" title="helions" src="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/04/helions.png?w=640" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Jarak matahari ke bumi adalah 149.669.000 kilometer (atau 93.000.000 mil). Jarak ini dikenal sebagai satuan astronomi dan biasa dibulatkan (untuk penyederhanaan hitungan) menjadi 148 juta km.</p>
<p style="text-align:justify;">Dibandingkan dengan bumi, diameter matahari kira-kira 112 kalinya. Gaya tarik matahari kira-kira 30 kali gaya tarik bumi. Sinar matahari menempuh masa 8 menit untuk sampai ke bumi.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jika lebih jauh:</strong><br />
Planet bumi akan terlalu dingin bagi siklus air yang stabil.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jika lebih dekat:</strong><br />
Planet bumi akan terlalu panas bagi siklus air yang stabil</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>2. Gravitasi di permukaan bumi</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/04/oc0811004_l6earthgravity.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1087" title="OC0811004_L6EarthGravity" src="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/04/oc0811004_l6earthgravity.jpg?w=640" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Gravitasi permukaan dari sebuah obyek astronomi (planet, bintang, dll) adalah percepatan gravitasi yang berlaku pada permukaan obyek tersebut. Gravitasi permukaan bergantung pada massa dan radius obyek tersebut. Seringkali gravitasi permukaan dinyatakan sebagai rasio dengan ketentuan yang berlaku di bumi.<br />
<strong> </strong></p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jika lebih kuat:</strong><br />
Atmosfer bumi akan menahan terlalu banyak gas beracun (amoniak dan methana)</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jika lebih lemah:</strong><br />
Atmosfer bumi akan terlalu tipis karena banyak kehilangan udara</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>3. Periode rotasi bumi</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><a href="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/04/earth-rotation.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1088" title="earth-rotation" src="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/04/earth-rotation.jpg?w=640" alt=""   /></a><br />
</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Rotasi bumi merujuk pada gerakan berputar planet bumi pada sumbunya dan gerakan di orbitnya mengelilingi matahari.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jika lebih lama:</strong><br />
Perbedaan suhu pada siang dan malam hari terlalu besar</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jika lebih cepat:</strong><br />
Kecepatan angin pada atmosfer terlalu tinggi</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>4. Albedo</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/04/albedo.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1089" title="albedo" src="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/04/albedo.jpg?w=640" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Albedo merupakan sebuah besaran yang menggambarkan perbandingan antara sinar matahari yang tiba di permukaan bumi dan yang dipantulkan kembali ke angkasa dengan terjadi perubahan panjang gelombang (outgoing longwave radiation).</p>
<p style="text-align:justify;">Perbedaan panjang gelombang antara yang datang dan yang dipantulkan dapat dikaitkan dengan seberapa besar energi matahari yang diserap oleh permukaan bumi.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jika lebih besar:</strong><br />
Zaman es tak terkendali akan terjadi</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jika lebih kecil:</strong><br />
Efek rumah kaca tak terkendali akan terjadi</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>5. Aktivitas gempa</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/04/kobeplates2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1090" title="kobeplates2" src="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/04/kobeplates2.jpg?w=640" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi. Gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng bumi). Kata gempa bumi juga digunakan untuk menunjukkan daerah asal terjadinya kejadian gempa bumi tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Bumi kita walaupun padat, selalu bergerak, dan gempa bumi terjadi apabila tekanan yang terjadi karena pergerakan itu sudah terlalu besar untuk dapat ditahan.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jika lebih besar:</strong><br />
Terlalu banyak makhluk hidup binasa</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jika lebih kecil:</strong><br />
Bahan makanan dasar laut tidak akan didaur ulang ke daratan melalui pengangkatan tektonik</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>6. Ketebalan kerak bumi</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/04/litosfer.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1091" title="litosfer" src="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/04/litosfer.jpg?w=640" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Kerak bumi adalah lapisan terluar bumi yang terbagi menjadi 2 kategori, yaitu kerak samudra dan kerak benua. Kerak samudra mempunyai ketebalan sekitar 5-10 km, sedangkan kerak benua mempunyai ketebalan sekitar 20-70 km.</p>
<p style="text-align:justify;">Penyusun kerak samudra yang utama adalah batuan basalt, sedangkan batuan penyusun kerak benua yang utama adalah granit, yang tidak sepadat batuan basalt. Kerak bumi dan sebagian mantel bumi membentuk lapisan litosfer dengan ketebalan total kurang lebih 80 km.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jika lebih tebal:</strong><br />
Terlalu banyak oksigen berpidah dari atmosfer ke kerak bumi</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jika lebih tipis:</strong><br />
Aktivitas tektonik dan vulkanik akan terlalu besar</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>7. Medan magnet bumi</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/04/3911457.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1092" title="3911457" src="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/04/3911457.jpg?w=640" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Magnetosfer bumi adalah suatu daerah di angkasa yang bentuknya ditentukan oleh luasnya medan magnet internal bumi, plasma angin matahari, dan medan magnet antarplanet.</p>
<p style="text-align:justify;">Di magnetosfer, campuran ion-ion dan elektron-elektron bebas baik dari angin matahari maupun ionosfir bumi dibatasi oleh gaya magnet dan listrik yang lebih kuat daripada gravitasi dan tumbukan.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jika lebih kuat:</strong><br />
Badai elektromagnetik akan terlalu merusak</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jika lebih lemah:</strong><br />
Kurangnya perlindungan dari radiasi berbahaya yang berasal dari luar angkasa</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>8. Interaksi gravitasi dengan bulan</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/04/moon-earth.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1093" title="moon-earth" src="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/04/moon-earth.jpg?w=640" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Bulan yang ditarik oleh gaya gravitasi bumi tidak jatuh ke bumi disebabkan oleh gaya sentrifugal yang timbul dari orbit bulan mengelilingi bumi.</p>
<p style="text-align:justify;">Besarnya gaya sentrifugal bulan adalah sedikit lebih besar dari gaya tarik menarik antara gravitasi bumi dan bulan. Hal ini menyebabkan bulan semakin menjauh dari bumi dengan kecepatan sekitar 3,8cm/tahun.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jika lebih besar:</strong><br />
Efek pasang surut pada laut, atmosfer dan periode rotasi semakin merusak</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jika lebih kecil:</strong><br />
Perubahan tidak langsung pada orbit menyebabkan ketidakstabilan iklim</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>9. Kadar karbondioksida dan uap air dalam atmosfer</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/04/carbon_cycle_nasa.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1094" title="carbon_cycle_NASA" src="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/04/carbon_cycle_nasa.jpg?w=640" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Atmosfer bumi terdiri atas nitrogen (78.17%) dan oksigen (20.97%), dengan sedikit argon (0.9%), karbondioksida (variabel, tetapi sekitar 0.0357%), uap air, dan gas lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Atmosfer melindungi kehidupan di bumi dengan menyerap radiasi sinar ultraviolet dari matahari dan mengurangi suhu ekstrem di antara siang dan malam.</p>
<p style="text-align:justify;">75% dari atmosfer ada dalam 11 km dari permukaan planet. Atmosfer tidak mempunyai batas yang langsung tapat berbatasan, tetapi agak menipis lambat laun dengan menambah ketinggian, tidak ada batas pasti antara atmosfer dan angkasa luar.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jika lebih besar:</strong><br />
Efek rumah kaca tak terkendali akan terjadi</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jika lebih kecil:</strong><br />
Efek rumah kaca tidak memadai</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>10. Kadar ozon dalam atmosfer</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/04/ozon-layer-1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1095" title="ozon-layer-1" src="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/04/ozon-layer-1.jpg?w=640" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Ozon terdiri dari 3 molekul oksigen dan amat berbahaya pada kesehatan manusia. Secara alamiah, ozon dihasilkan melalui percampuran cahaya ultraviolet dengan atmosfer bumi dan membentuk suatu lapisan ozon pada ketinggian 50 kilometer.</p>
<p style="text-align:justify;">Ozon tertumpu di bawah stratosfer di antara 15 dan 30 km di atas permukaan bumi yang dikenal sebagai &#8216;lapisan ozon&#8217;.</p>
<p style="text-align:justify;">Ozon dihasilkan dengan pelbagai persenyawaan kimia, tetapi mekanisme utama penghasilan dan perpindahan dalam atmosfer adalah penyerapan tenaga sinar ultraviolet (uv) dari matahari.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jika lebih besar:</strong><br />
Suhu permukaan bumi terlalu rendah</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jika lebih kecil:</strong><br />
Suhu permukaan bumi terlalu tinggi, terlalu banyak radiasi ultraviolet</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Daftar di atas hanyalah sedikit contoh dari sekian banyaknya data yang melimpah tentang adanya prinsip antropis.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun, yang sedikit inipun cukup untuk menghancurkan mitos yang dipercaya para ilmuan materialis, yaitu bahwa keberadaan bumi beserta kehidupan yang terdapat padanya terjadi secara kebetulan melalui serangkaian peristiwa acak tanpa perencanaan.</p>
<p style="text-align:justify;">Siapapun yang mempelajari data-data ini tidak akan gagal untuk sampai pada kesimpulan bahwa bumi ini merupakan tempat yang telah dirancang dengan tingkat kerumitan yang tak terbayangkan dan dengan kesesuaian yang sempurna demi keberlangsungan kehidupan di dalamnya.</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Sumber : <strong>Apakabardunia</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/geoweek.wordpress.com/1084/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/geoweek.wordpress.com/1084/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/geoweek.wordpress.com/1084/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/geoweek.wordpress.com/1084/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/geoweek.wordpress.com/1084/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/geoweek.wordpress.com/1084/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/geoweek.wordpress.com/1084/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/geoweek.wordpress.com/1084/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/geoweek.wordpress.com/1084/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/geoweek.wordpress.com/1084/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/geoweek.wordpress.com/1084/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/geoweek.wordpress.com/1084/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/geoweek.wordpress.com/1084/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/geoweek.wordpress.com/1084/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=geoweek.wordpress.com&amp;blog=5150593&amp;post=1084&amp;subd=geoweek&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://geoweek.wordpress.com/2011/04/03/10-desain-sempurna-pada-bumi-bukti-kesempurnaan-tuhan-sang-pencipta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d25b5181947fc5afb9eab775dc87b525?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">geoweek</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/04/bumi.gif" medium="image">
			<media:title type="html">bumi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/04/helions.png" medium="image">
			<media:title type="html">helions</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/04/oc0811004_l6earthgravity.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">OC0811004_L6EarthGravity</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/04/earth-rotation.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">earth-rotation</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/04/albedo.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">albedo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/04/kobeplates2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kobeplates2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/04/litosfer.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">litosfer</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/04/3911457.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">3911457</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/04/moon-earth.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">moon-earth</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/04/carbon_cycle_nasa.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">carbon_cycle_NASA</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/04/ozon-layer-1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">ozon-layer-1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengenal Organ Hati</title>
		<link>http://geoweek.wordpress.com/2011/03/29/mengenal-organ-hati/</link>
		<comments>http://geoweek.wordpress.com/2011/03/29/mengenal-organ-hati/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Mar 2011 16:17:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>geoweek</dc:creator>
				<category><![CDATA[Organ tubuh]]></category>
		<category><![CDATA[Tahukah kamu??]]></category>
		<category><![CDATA[Organ Hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://geoweek.wordpress.com/?p=1075</guid>
		<description><![CDATA[Organ Hati (liver) merupakan organ tubuh manusia terbesar. Beratnya rata-rata 1,5 kg atau sekitar 2,5% dari berat badan normal orang dewasa. Hati (liver) terletak pada rongga perut kanan bagian atas. Hati (liver) memiliki banyak fungsi yang kompleks dan beragam. Hati (liver) sangat berperan penting pada hampir setiap fungsi metabolisme tubuh sehingga menjadikan hati (liver) sebagai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=geoweek.wordpress.com&amp;blog=5150593&amp;post=1075&amp;subd=geoweek&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/artikeljan09-02.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1076" title="ArtikelJan09-02" src="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/artikeljan09-02.jpg?w=640" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Organ Hati (liver) merupakan organ tubuh manusia terbesar. Beratnya rata-rata 1,5 kg atau sekitar 2,5% dari berat badan normal orang dewasa. Hati (liver) terletak pada rongga perut kanan bagian atas. Hati (liver) memiliki banyak fungsi yang kompleks dan beragam. Hati (liver) sangat berperan penting pada hampir setiap fungsi metabolisme tubuh sehingga menjadikan hati (liver) sebagai organ yang sangat penting dalam mempertahankan kehidupan.</p>
<p><span id="more-1075"></span>Fungsi utama organ hati antara lain:</p>
<ul>
<li> Fungsi metabolisme</li>
<li> Fungsi sintesis</li>
<li> Fungsi penetralan zat-zat kimia</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Sel-sel hati memiliki kemampuan regenerasi yang mengagumkan. Dalam 3 kali 24 jam setelah transplantasi, organ hati (liver) telah dapat pulih. Namun jika hati mengalami kerusakan yang terus-menerus atau berulang-ulang maka akan terbentuk banyak jaringan ikat yang akan mengacaukan struktur hati, yaitu suatu keadaan yang dikenal sebagai sirosis (cirrhosis) atau pengerasan hati. Jika sirosis (cirrhosis) telah terjadi maka terganggulah seluruh fungsi hati yang penting untuk kehidupan.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="text-decoration:underline;"><strong>Fungsi metabolisme dari Organ Hati</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Metabolisme merupakan proses pengubahan struktur suatu zat menjadi zat lain yang mempunyai sifat yang sama, menyerupai, atau berbeda dengan zat itu sebelumnya. Perubahan struktur zat tersebut dapat berupa pembentukan atau penguraian. Organ Hati memiliki andil besar dalam proses metabolisme berbagai zat yang diperlukan tubuh seperti karbohidrat, lemak, protein, vitamin dan mineral.</p>
<ul>
<li> Metabolisme kabohidrat</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Hati (liver) mengatur metabolisme karbohidrat melalui pembentukan, penyimpanan, dan pemecahan glikogen. Glikogen adalah suatu bentuk dari karbohidrat yang siap digunakan oleh tubuh.</p>
<ul>
<li> Metabolisme lemak</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Hati (liver) berperan dalam sintesa, menyimpan dan mengeluarkan lemak untuk didistribusikan ke seluruh tubuh. Hati (liver) juga memproduksi empedu yang memungkinkan makanan berlemak dan mengandung vitamin yang larut dalam lemak (vitamin A, D, E dan K) dapat diserap oleh usus halus.</p>
<ul>
<li> Metabolisme protein</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Organ Hati (liver) adalah tempat terjadinya proses sintesa dan penghancuran protein.</p>
<ul>
<li> Metabolisme vitamin</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Semua vitamin yang larut dalam lemak disimpan di dalam hati (liver). Vitamin A, D dan K terdapat dalam jumlah yang cukup besar, sedangkan vitamin E hanya dalam jumlah kecil.</p>
<ul>
<li> Metabolisme mineral</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Sebagian besar zat besi disimpan di dalam organ hati (liver) sebelum dibutuhkan oleh tubuh, begitu juga dengan tembaga.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="text-decoration:underline;"><strong>Fungsi sintesa dari Organ Hati</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Sintesa adalah pembentukan suatu senyawa yang berasal dari zat atau molekul yang sederhana menjadi senyawa yang kompleks. Contohnya fungsi sintesa ini adalah:</p>
<ul>
<li> Organ Hati (liver) berperan dalam sintesa protein atau lipoprotein plasma. Contoh protein-protein tersebut antara lain albumin, globulin dan berbagai enzim.</li>
<li> Sintesa empedu.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><span style="text-decoration:underline;"><strong>Fungsi Organ Hati sebagai penetral zat-zat kimia</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Penetralan zat kimia terjadi karena perubahan sifat suatu zat akibat proses metabolisme. Sel-sel hati (liver) kaya akan berbagai enzim yang membantu metabolisme zat kimia. Salah satu contoh dari zat kimia adalah obat. Dalam menetralkan zat kimia, organ hati (liver) memiliki kemampuan antara lain:</p>
<ul>
<li style="text-align:justify;"> Menetralkan atau mendetoksifikasi zat-zat kimia seperti racun maupun hasil dari metabolisme. Dengan begitu zat-zat tersebut menjadi lebih mudah untuk dikeluarkan dari tubuh melalui urine atau air kemih dan tidak terakumulasi di dalam tubuh.</li>
<li style="text-align:justify;"> Mendaur ulang sel-sel darah merah yang telah usang.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Sumber : <a href="http://pinginsehat.info/">Pinginsehat</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/geoweek.wordpress.com/1075/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/geoweek.wordpress.com/1075/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/geoweek.wordpress.com/1075/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/geoweek.wordpress.com/1075/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/geoweek.wordpress.com/1075/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/geoweek.wordpress.com/1075/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/geoweek.wordpress.com/1075/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/geoweek.wordpress.com/1075/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/geoweek.wordpress.com/1075/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/geoweek.wordpress.com/1075/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/geoweek.wordpress.com/1075/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/geoweek.wordpress.com/1075/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/geoweek.wordpress.com/1075/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/geoweek.wordpress.com/1075/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=geoweek.wordpress.com&amp;blog=5150593&amp;post=1075&amp;subd=geoweek&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://geoweek.wordpress.com/2011/03/29/mengenal-organ-hati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d25b5181947fc5afb9eab775dc87b525?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">geoweek</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/artikeljan09-02.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">ArtikelJan09-02</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kenali Organ Tubuh Manusia Bagian Dalam</title>
		<link>http://geoweek.wordpress.com/2011/03/29/kenali-organ-tubuh-manusia-bagian-dalam/</link>
		<comments>http://geoweek.wordpress.com/2011/03/29/kenali-organ-tubuh-manusia-bagian-dalam/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Mar 2011 16:00:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>geoweek</dc:creator>
				<category><![CDATA[Organ tubuh]]></category>
		<category><![CDATA[Tahukah kamu??]]></category>
		<category><![CDATA[Organ Tubuh Manusia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://geoweek.wordpress.com/?p=1070</guid>
		<description><![CDATA[Mari kita mengenal beberapa organ tubuh manusia, khususnya bagian dalam agar kita lebih paham akan fungsinya. Tenggorokan Dalam anatomi, tenggorok adalah bagian dari leher yang terdiri dari faring dan laring. Tenggorok memiliki sebuah selaput otot yang dinamakan epiglottis yang berfungsi untuk memisahkan esofagus dari trakea dan mencegah makanan dan minuman untuk masuk ke saluran pernapasan. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=geoweek.wordpress.com&amp;blog=5150593&amp;post=1070&amp;subd=geoweek&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/organ-dalam-manusia.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1071" title="organ dalam manusia" src="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/organ-dalam-manusia.jpg?w=640" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Mari kita mengenal beberapa organ tubuh manusia, khususnya bagian dalam agar kita lebih paham akan fungsinya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Tenggorokan</strong><br />
Dalam anatomi, tenggorok adalah bagian dari leher yang terdiri dari faring dan laring. Tenggorok memiliki sebuah selaput otot yang dinamakan epiglottis yang berfungsi untuk memisahkan esofagus dari trakea dan mencegah makanan dan minuman untuk masuk ke saluran pernapasan. Tenggorok itu terdiri dari 2 bagian:</p>
<p><span id="more-1070"></span>Jalan makan (keronggongan) : Orofaring, hipofaring dan esofagus<br />
Jalan napas (tenggorok) : Faring, laring dan trakea</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jantung</strong><br />
Jantung (bahasa Latin, cor) adalah sebuah rongga,  organ berotot yang memompa darah lewat pembuluh darah oleh kontraksi berirama yang berulang. Istilah kardiak berarti berhubungan dengan jantung, dari Yunani cardia untuk jantung. Jantung adalah salah satu Organ Tubuh Manusia yang berperan dalam sistem peredaran darah.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Hati</strong><br />
Hati adalah sebuah organ dalam vertebrata, termasuk manusia. Organ ini memainkan peran penting dalam metabolisme dan memiliki beberapa fungsi dalam tubuh termasuk penyimpanan glikogen, sintesis protein plasma, dan penetralan obat. Dia juga memproduksi bile, yang penting dalam pencernaan. Istilah medis yang bersangkutan dengan hati biasanya dimulai dalam hepat- atau hepatik dari kata Yunani untuk hati, hepar.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Ginjal</strong><br />
Ginjal adalah organ ekskresi dalam vertebrata yang berbentuk mirip kacang. Sebagai bagian dari sistem urin, ginjal berfungsi menyaring kotoran (terutama urea) dari darah dan membuangnya bersama dengan air dalam bentuk urin. Cabang dari kedokteran yang mempelajari ginjal dan penyakitnya disebut nefrologi.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Paru-paru</strong><br />
Paru-paru adalah organ pada sistem pernapasan (respirasi) dan berhubungan dengan sistem peredaran darah (sirkulasi) vertebrata yang bernapas dengan udara. Fungsinya adalah menukar oksigen dari udara dengan karbon dioksida dari darah. Prosesnya disebut \”pernapasan eksternal\” atau bernapas. Paru-paru juga mempunyai fungsi nonrespirasi. Istilah kedokteran yang berhubungan dengan paru-paru sering mulai di pulmo-, dari kata Latin pulmones untuk paru-paru.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Limpa</strong><br />
Limpa adalah kelenjar tanpa saluran (ductless) yang berhubungan erat dengan sistem sirkulasi dan berfungsi menghancurkan sel darah merah tua. Organ Tubuh Manusia ini dianggap merupakan salah satu pusat kegiatan pada sistem retikuloendotelium. Awalnya, peranan limpa tidak dimengerti dengan jelas. Tapi, akhir-akhir ini, ditemukan bahwa ketidakhadiran limpa dapat mendorong timbulnya beberapa jenis infeksi.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Lambung</strong><br />
Lambung adalah Organ Tubuh Manusia setelah kerongkongan yang berfungsi untuk menghancurkan atau mencerna makanan yang ditelan dan menyerap sari atau nutrisi makanan yang penting bagi tubuh. Pada hewan memamah biak, makanan di lambung dicampur dengan enzim-enzim pencernaan, kemudian dikeluarkan kembali ke mulut untuk dikunyah sekali lagi. Fungsi lambung sebagai fungsi motoris adalah: \”Fungsi reservoir, menyimpan makanan sampai makanan tersebut sedikit demi sedikit dicerna dan bergerak pada saluran cerna, memecah makanan menjadi halus. Dan mencampurkan dengan getah lambung melalui kontraksi otot.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Usus</strong><br />
Usus adalah bagian dari sistem pencernaan yang bermula dari lambung hingga anus. Pada manusia dan mamalia lain, usus terdiri dari dua bagian: usus kecil dan usus besar (kolon). Pada manusia, usus kecil terbagi lagi menjadi duodenum, jejunum, dan ileum, sedangkan usus besar terbagi menjadi cecum, kolon, dan rektum.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Usus halus</strong><br />
Usus halus atau usus kecil adalah bagian dari saluran pencernaan yang terletak di antara lambung dan usus besar. Usus halus terdiri dari tiga bagian yaitu usus dua belas jari (duodenum), usus kosong (jejunum), dan usus penyerapan (ileum). Pada usus dua belas jari terdapat dua muara saluran yaitu dari pankreas dan kantung empedu.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Usus besar</strong><br />
Usus besar atau kolon dalam anatomi adalah bagian usus antara usus buntu dan rektum. Fungsi utama organ tubuh manusia ini adalah menyerap air dari feses. Pada mamalia, kolon terdiri dari kolon menanjak (ascending), kolon melintang (transverse), kolon menurun (descending), kolon sigmoid, dan rektum. Bagian kolon dari usus buntu hingga pertengahan kolon melintang sering disebut dengan “kolon kanan”, sedangkan bagian sisanya sering disebut dengan “kolon kiri”.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Usus dua belas jari</strong><br />
Usus dua belas jari atau duodenum adalah bagian dari usus halus yang terletak setelah lambung dan menghubungkannya ke usus kosong (jejunum). Bagian usus dua belas jari merupakan bagian terpendek dari usus halus, dimulai dari bulbo duodenale dan berakhir di ligamentum Treitz.</p>
<p style="text-align:justify;">Usus dua belas jari merupakan organ retroperitoneal, yang tidak terbungkus seluruhnya oleh selaput peritoneum. pH usus dua belas jari yang normal berkisar pada derajat sembilan.</p>
<p style="text-align:justify;">Fungsi Usus dua belas jari bertanggung jawab untuk menyalurkan makanan ke usus halus. Secara histologis, terdapat kelenjar Brunner yang menghasilkan lendir. Dinding usus dua belas jari tersusun atas lapisan-lapisan sel yang sangat tipis yang membentuk mukosa otot.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Urin</strong><br />
Urin atau air seni atau air kencing adalah cairan sisa yang diekskresikan oleh ginjal yang kemudian akan dikeluarkan dari dalam tubuh melalui proses urinasi. Eksreksi urin diperlukan untuk membuang molekul-molekul sisa dalam darah yang disaring oleh ginjal dan untuk menjaga homeostasis cairan tubuh. Namun, ada juga beberapa spesies yang menggunakan urin sebagai sarana komunikasi olfaktori. Urin disaring di dalam ginjal, dibawa melalui ureter menuju kandung kemih, akhirnya dibuang keluar tubuh melalui uretra. Fungsi utama urin adalah untuk membuang zat sisa seperti racun atau obat-obatan dari dalam tubuh.</p>
<p style="text-align:justify;">Anggapan umum menganggap urin sebagai zat yang \”kotor\”. Hal ini berkaitan dengan kemungkinan urin tersebut berasal dari ginjal atau saluran kencing yang terinfeksi, sehingga urinnya pun akan mengandung bakteri. Namun jika urin berasal dari ginjal dan saluran kencing yang sehat, secara medis urin sebenarnya cukup steril dan hampir tidak berbau ketika keluar dari tubuh. Hanya saja, beberapa saat setelah meninggalkan tubuh, bakteri akan mengkontaminasi urin dan mengubah zat-zat di dalam urin dan menghasilkan bau yang khas, terutama bau amonia yang dihasilkan dari urea. Urin dapat menjadi penunjuk dehidrasi. Orang yang tidak menderita dehidrasi akan mengeluarkan urin yang bening seperti air. Penderita dehidrasi akan mengeluarkan urin berwarna kuning pekat atau cokelat.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Empedu</strong><br />
Empedu adalah cairan bersifat basa yang pahit dan berwarna hijau kekuningan, yang disekresikan oleh hepatosit hati pada sebagian besar vertebrata. Pada beberapa spesies, empedu disimpan di kantung empedu dan dilepaskan ke usus dua belas jari untuk membantu proses pencernaan.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Pankreas</strong><br />
Pankreas adalah organ pada sistem pencernaan yang memiliki dua fungsi utama: menghasilkan enzim pencernaan serta beberapa hormon penting seperti insulin. Pankreas terletak pada bagian posterior perut dan berhubungan erat dengan duodenum (usus dua belas jari).</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Sumber : <a href="http://pinginsehat.info/">Pinginsehat</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/geoweek.wordpress.com/1070/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/geoweek.wordpress.com/1070/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/geoweek.wordpress.com/1070/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/geoweek.wordpress.com/1070/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/geoweek.wordpress.com/1070/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/geoweek.wordpress.com/1070/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/geoweek.wordpress.com/1070/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/geoweek.wordpress.com/1070/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/geoweek.wordpress.com/1070/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/geoweek.wordpress.com/1070/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/geoweek.wordpress.com/1070/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/geoweek.wordpress.com/1070/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/geoweek.wordpress.com/1070/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/geoweek.wordpress.com/1070/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=geoweek.wordpress.com&amp;blog=5150593&amp;post=1070&amp;subd=geoweek&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://geoweek.wordpress.com/2011/03/29/kenali-organ-tubuh-manusia-bagian-dalam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d25b5181947fc5afb9eab775dc87b525?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">geoweek</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/organ-dalam-manusia.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">organ dalam manusia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Karakter Seseorang Berdasarkan Bulan Kelahiran</title>
		<link>http://geoweek.wordpress.com/2011/03/28/karakter-seseorang-berdasarkan-bulan-kelahiran/</link>
		<comments>http://geoweek.wordpress.com/2011/03/28/karakter-seseorang-berdasarkan-bulan-kelahiran/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Mar 2011 17:58:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>geoweek</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita-cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Tahukah kamu??]]></category>
		<category><![CDATA[Karakter Bulan Kelahiran]]></category>
		<category><![CDATA[Karakter Seseorang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://geoweek.wordpress.com/?p=1065</guid>
		<description><![CDATA[Tiap manusia memiliki karakter yang berbeda-beda, ada yang rajin ada yang malas, ada yang baik hati ada yang jahat, ada yang terbuka namun tak sedikit yang misterius. Berikut ini adalah mengupas karakter seseorang menurut bulan kelahirannya. JANUARY * Ambisius dan serius * Suka mengajar dan diajar * Selalu mencari cacat dan kelemahan orang lain. * [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=geoweek.wordpress.com&amp;blog=5150593&amp;post=1065&amp;subd=geoweek&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/flip_calender.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1067" title="11289-04" src="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/flip_calender.jpg?w=640" alt=""   /></a>Tiap manusia memiliki karakter yang berbeda-beda, ada yang rajin ada yang malas, ada yang baik hati ada yang jahat, ada yang terbuka namun tak sedikit yang misterius. Berikut ini adalah mengupas karakter seseorang menurut bulan kelahirannya.</p>
<p><strong><span id="more-1065"></span>JANUARY </strong></p>
<blockquote><p>* Ambisius dan serius<br />
* Suka mengajar dan diajar<br />
* Selalu mencari cacat dan kelemahan orang lain.<br />
* Suka mengkritik<br />
* Pekerja keras dan produktif<br />
* Pandai, rapi dan terorganisir<br />
* Sensitif dan memiliki pemikiran yang dalam<br />
* Tahu cara membahagiakan orang lain<br />
* Pendiam, kecuali pada saat tegang atau &#8216;tersulut&#8217;<br />
* Cenderung menutup diri<br />
* Sangat perhatian kepada hal kecil<br />
* Cenderung tidak mudah sakit, tapi lemah terhadap dingin<br />
* Romantis, tapi susah mengungkapkan cinta<br />
* Menyukai anak<br />
* Orang rumahan<br />
* Setia<br />
* Butuh meningkatkan kemampuan sosial<br />
* Mudah cemburu</p></blockquote>
<p><strong>FEBRUARI</strong></p>
<blockquote><p>* Pemikirannya abstrak<br />
* Menyukai realitas dan abstrak<br />
* Cerdas dan pandai<br />
* Perwatakan berubah-ubah<br />
* Temperamental<br />
* Pendiam, pemalu, dan sederhana<br />
* Rendah diri<br />
* Setia dan jujur<br />
* Bertekad kuat dalam mencapaui tujuan<br />
* Mencintai kebebasan<br />
* Memberontak jika dihambat<br />
* Menyukai agresifitas<br />
* Terlalu sensitif dan mudah sakit hati<br />
* Gampang marah<br />
* Tidak menyukai hal-hal yang kurang perlu.<br />
* Sangat suka berteman, tapi jarang memperlihatkannya<br />
* Sangat berani, tapi keras kepala<br />
* Ambisius<br />
* Ingin mewujudkan impian dan harapan<br />
* Tajam<br />
* Menyukai hiburan dan waktu santai<br />
* Boros<br />
* Belajar menunjukkan perasaan</p></blockquote>
<p><strong>MARET</strong></p>
<blockquote><p>* Berkepribadian menarik<br />
* Pengasih<br />
* Pemalu dan tertutup<br />
* Penuh rahasia<br />
* Jujur, pemurah dan simpatik<br />
* Menyukai ketenangan dan kedamaian<br />
* Sensitif akan kebutuhan orang lain<br />
* Suka melayani orang lain<br />
* Tidak mudah marah<br />
* Dapat dipercaya<br />
* Sangat berterima kasih dan selalu membalas<br />
* Pengamat dan penilai yang baik<br />
* Penuh dendam<br />
* Menyukai bermimpi dan berfantasi<br />
* Suka bertualang<br />
* Suka diperhatikan<br />
* Menyukai dekorasi rumah<br />
* Berbakat musik<br />
* Menyukai hal-hal khusus<br />
* Gampang berubah mood</p></blockquote>
<p><strong>APRIL</strong></p>
<blockquote><p>* Aktif dan dinamis<br />
* Cepet mengambil keputusan dan suka membenci, tapi cenderung menyesal<br />
* Menarik dan menyayangi<br />
* Kuat mental<br />
* Menyukai perhatian<br />
* Diplomatis<br />
* Suka menenangkan<br />
* Ramah dan suka membantu memecahkan permasalahan<br />
* Berani dan tidak kenal takut<br />
* Cenderung suka bertualang<br />
* Mencintai dan menyayangi<br />
* Pandai membujuk dan murah hati<br />
* Emosional<br />
* Penuh dendam<br />
* Selalu bergerak cepat<br />
* Agresif<br />
* Memiliki memori yang kuat<br />
* Penggerak yang baik<br />
* Pandai memotivasi orang dan diri sendiri<br />
* Penyakit biasanya bersarang di kepala atau dada<br />
* Mudah sekali cemburu berat</p></blockquote>
<p><strong>MEI</strong></p>
<blockquote><p>* Keras kepala dan keras hati<br />
* Berkemauan keras dan memiliki motivasi tinggi.<br />
* Memiliki pemikiran tajam<br />
* Mudah marah<br />
* Mudah menarik perhatian orang lain dan menyukai perhatian<br />
* Memiliki perasaan yang dalam<br />
* Cantik fisik dan mental<br />
* Tegas<br />
* Mudah terpengaruh<br />
* Tidak butuh dimotivasi<br />
* Mudah dihibur<br />
* Sistematis (otak kiri)<br />
* Suka bermimpi<br />
* Peramal hebat<br />
* Sangat pengertian<br />
* Penyakit umumnya bersarang di leher dan telinga<br />
* Imajinasi tinggi<br />
* Kemampuan debat yang baik<br />
* Kemampuan fisik yang baik<br />
* Pernapasan lemah<br />
* Mencintai literatur dan seni<br />
* Mencintai petualangan<br />
* Tidak suka diam dirumah<br />
* Gelisah<br />
* Pekerja keras<br />
* Semangat tinggi<br />
* Boros</p></blockquote>
<p><strong>JUNI</strong></p>
<blockquote><p>* Berpikir jauh dengan visi yang kuat<br />
* Mudah dipengaruhi dengan kebaikan hati<br />
* Sopan dan bertutur kata halus<br />
* Memiliki banyak ide<br />
* Sensitif<br />
* Berpikiran aktif<br />
* Ragu-ragu<br />
* Cenderung menunda-nunda<br />
* Pemilih dan cenderung hanya mau yang terbaik<br />
* Temperamental<br />
* Lucu dan suka humor<br />
* Suka becanda<br />
* Memiliki kemampuan debat yang baik<br />
* Cerewet<br />
* Penghayal<br />
* Ramah<br />
* Patuh pada peraturan<br />
* Mampu menujukkan karakter<br />
* Mudah disakiti<br />
* Mudah terserang flu<br />
* Suka berdandan<br />
* Gampang bosan<br />
* Pengeluh<br />
* Butuh waktu lama untuk menyembukan luka hati<br />
* Sadar merek<br />
* Pengambil keputusan<br />
* Keras kepala<br />
* Mereka yang menyukaiku adalah musuh<br />
* Mereka yang membenciku adalah teman</p></blockquote>
<p><strong>JULI</strong></p>
<blockquote><p>* Orang yang menyenangkan<br />
* Penuh rahasia<br />
* Susah diukur dan dimengerti<br />
* Pendiam, kecuali saat tegang atau &#8216;tersulut&#8217;<br />
* Bangga pada diri sendiri<br />
* Memiliki reputasi<br />
* Mudah ditenangkan<br />
* Jujur<br />
* Peduli tentang perasaan orang lain.<br />
* Gampang diterima<br />
* Ramah<br />
* Mudah didekati<br />
* Sangat emosional<br />
* Temperamental dan tidak dapat diramalkan<br />
* Gampang berubah mood dan mudah terluka<br />
* Cerdik<br />
* Sentimentil<br />
* Tidak pendendam<br />
* Pemaaf, tetapi tidak mudah melupakan<br />
* Tidak menyukai barang yang tidak perlu<br />
* Mampu membimbing orang lain baik secara fisik maupun mental<br />
* Sensitif dan membentuk citra diri secara berhati-hati<br />
* Suka memperhatikan dan mencintai<br />
* Memperlakukan semua orang sama<br />
* Siaga dan selalu berpikiran tajam<br />
* Menilai orang melalui pengamatan<br />
* Pekerja keras</p></blockquote>
<p><strong>AGUSTUS</strong></p>
<blockquote><p>* Suka bercanda<br />
* Menarik<br />
* Mudah membujuk dan sangat perhatian<br />
* Berani dan tidak kenal takut<br />
* Tegas dan miliki sifat kepemimpinan<br />
* Tahu cara menghibur orang<br />
* Terlalu murah hati dan egois<br />
* Membangakan diri sendiri<br />
* Haus pujian<br />
* Semangat yang luar biasa<br />
* Mudah marah<br />
* Marah jika disulut<br />
* Mudah cemburu<br />
* Pengamat yang baik<br />
* Selalu berhatihati dan waspada<br />
* Berpikir cepat<br />
* Berpikir mandiri<br />
* Suka memimpin dan dipimpin<br />
* Suka bermimpi<br />
* Berbakat dalam bidang musik, seni, dan pertahanan<br />
* Sensitif, dalam cara yang kurang menyenangkan<br />
* Mudah jatuh sakit<br />
* Cenderung terburu-buru<br />
* Harus belajar tenang<br />
* Romantis<br />
* Mencintai dan menyayangi<br />
* Suka berteman</p></blockquote>
<p><strong>SEPTEMBER</strong></p>
<blockquote><p>* Pandai membujuk dan berkompromi<br />
* Berhati-hati, waspada, dan teratur<br />
* Suka menunjukkan kesalahan orang lain<br />
* Suka mengkritik<br />
* Pendiam, namun sebetulnya pandai berbicara<br />
* Tenang dan pendiam<br />
* Baik hati dan simpatik<br />
* Perhatian dan sangat mendetil<br />
* Dapat dipercaya, setia, dan jujur<br />
* Dapat bekerja dengan baik<br />
* Sensitif<br />
* Pemikir<br />
* Ingatan kuat<br />
* Cerdas dan mudah dikenali<br />
* Harus menahan diri pada saat mengkritik<br />
* Mampu memotivasi diri sendiri<br />
* Pengertian<br />
* Penuh rahasia<br />
* Menyukai olah raga, bersantai, dan bertualang<br />
* Jarang menunjukkan emosi<br />
* Cenderung menekan emosi<br />
* Sangat pemilih dalam melakukan hubungan<br />
* Mencintai hal-hal lebar<br />
* Sistematis</p></blockquote>
<p><strong>OKTOBER</strong></p>
<blockquote><p>* Suka ngobrol<br />
* Mencintai orang yang mencintainya<br />
* Suka langsung mengarah ke pusat permasalahan<br />
* Menarik dan pandai membujuk<br />
* Memiliki kecantikan dalam dan luar<br />
* Tidak suka berbohong atau berpura-pura<br />
* Simpatik<br />
* Suka memperlakukan teman seperti orang penting<br />
* Selalu berusaha mencari teman<br />
* Gampang terluka dan gampang pula &#8216;sembuh&#8217;<br />
* Temperamen buruk<br />
* Egois<br />
* Jarang membantu, kecuali jika diminta<br />
* Penghayal<br />
* Sangat terpengaruh dengan pendapat pribadi<br />
* Tidak peduli dengan pendapat orang lain<br />
* Emosional<br />
* Cepet mengambil keputusan<br />
* Peramal hebat<br />
* Suka bertualang, seni, dan karya sastra<br />
* Tutur bahasa halus, suka mencintai dan menyayangi<br />
* Romantis<br />
* Gampang tersinggung dan mudah cemburu<br />
* Sangat perhatian<br />
* Suka bergerak diudara terbuka<br />
* Adil dan tidak berat sebelah<br />
* Boros dan mudah dipengaruhi<br />
* Mudah kehilangan percaya diri</p></blockquote>
<p><strong>NOVEMBER</strong></p>
<blockquote><p>* Banyak memiliki ide<br />
* Berpikiran kedepan<br />
* Unik dan cerdas<br />
* Ide yang luar biasa<br />
* Pemikiran tajam<br />
* Peramal yang hebat dan akurat<br />
* Dapat menjadi dokter yang hebat<br />
* Berhati-hati dan waspada<br />
* Penuh rahasia<br />
* Selalu ingin tahu<br />
* Tahu cara menggali rahasia<br />
* Selalu berpikir<br />
* Tidak terlalu cerewat tetappi ramah<br />
* Berani dan murah hati<br />
* Sabar<br />
* Keras kepala dan keras hati<br />
* Jika ada kemauan, maka ada jalan<br />
* Tidak mudah goyah<br />
* Jarang marah, kecuali jika sengaja disulut<br />
* Penyendiri<br />
* Selalu berpikir berbeda dengan orang lain<br />
* Berpikiran tajam<br />
* Mampu memotivasi diri sendiri<br />
* Tidak terlalu peduli dengan pujian<br />
* Bersemangat<br />
* Bertubuh kuat dan tegar<br />
* Cintanya amat dalam</p></blockquote>
<p><strong>DESEMBER</strong></p>
<blockquote><p>* Setia dan murah hati<br />
* Patriotis<br />
* Aktif terlibat dalam permainan atau interaksi<br />
* Kurang sabar dan terburu-buru<br />
* Ambisius<br />
* Berpengaruh dalam organisasi<br />
* Menyenangkan<br />
* Suka bersosialisasi<br />
* Suka dipuji<br />
* Suka diperhatikan<br />
* Suka dicintai<br />
* Jujur dan dapat dipercaya<br />
* Tidak berpura-pura<br />
* Mudah marah<br />
* Kepribadiannya mudah berubah<br />
* Tidak egois<br />
* Bangga akan diri sendiri<br />
* Tidak suka dikekang<br />
* Suka becanda<br />
* Memiliki sense of humor yang bagus* Logis.</p></blockquote>
<p>Tapi Semua itu hanya <strong>ALLAH SWT</strong> yang tau, yang Maha Kuasa atas segala-galanya.</p>
<p>Sumber : <a href="http://forum.vivanews.com/">Vivanews</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/geoweek.wordpress.com/1065/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/geoweek.wordpress.com/1065/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/geoweek.wordpress.com/1065/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/geoweek.wordpress.com/1065/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/geoweek.wordpress.com/1065/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/geoweek.wordpress.com/1065/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/geoweek.wordpress.com/1065/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/geoweek.wordpress.com/1065/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/geoweek.wordpress.com/1065/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/geoweek.wordpress.com/1065/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/geoweek.wordpress.com/1065/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/geoweek.wordpress.com/1065/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/geoweek.wordpress.com/1065/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/geoweek.wordpress.com/1065/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=geoweek.wordpress.com&amp;blog=5150593&amp;post=1065&amp;subd=geoweek&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://geoweek.wordpress.com/2011/03/28/karakter-seseorang-berdasarkan-bulan-kelahiran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d25b5181947fc5afb9eab775dc87b525?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">geoweek</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/flip_calender.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">11289-04</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>7 Keajaiban Janin Dalam Kandungan</title>
		<link>http://geoweek.wordpress.com/2011/03/09/7-keajaiban-janin-dalam-kandungan/</link>
		<comments>http://geoweek.wordpress.com/2011/03/09/7-keajaiban-janin-dalam-kandungan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Mar 2011 10:56:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>geoweek</dc:creator>
				<category><![CDATA[Klasifikasi Makhluk Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Tahukah kamu??]]></category>
		<category><![CDATA[7 Keajaiban Janin]]></category>
		<category><![CDATA[7 Keajaiban Janin Dalam Kandungan]]></category>
		<category><![CDATA[Janin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://geoweek.wordpress.com/?p=1060</guid>
		<description><![CDATA[Proses pembelajaran janin sudah dimulai sejak dalam kandungan, janin ikut belajar pada trimester kedua dan ketiga, seperti di dalam ruang Amphitheater yang lebih canggih dari kelas mana pun di dunia. Berikut keahlian-keahlian bayi yang sudah dimiliki sejak dalam kandungan, menurut Fred J. Schwartz, MD, ahli anestesi dari Piedmont Hospital in Atlanta, Georgia. 1. Menghisap Jempol [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=geoweek.wordpress.com&amp;blog=5150593&amp;post=1060&amp;subd=geoweek&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/bayi-dalam-rahim.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1061" title="bayi-dalam-rahim" src="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/bayi-dalam-rahim.jpg?w=640" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Proses pembelajaran janin sudah dimulai sejak dalam kandungan, janin ikut belajar pada trimester kedua dan ketiga, seperti di dalam ruang Amphitheater yang lebih canggih dari kelas mana pun di dunia.</p>
<p style="text-align:justify;">Berikut keahlian-keahlian bayi yang sudah dimiliki sejak dalam kandungan, menurut Fred J. Schwartz, MD, ahli anestesi dari Piedmont Hospital in Atlanta, Georgia.</p>
<p><strong><span id="more-1060"></span>1. Menghisap Jempol</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Wajar jika kebanyakan bayi suka mengisap jempol, karena ternyata kebiasaan ini sudah dimulai sejak dalam kandungan. Refleks isap ini membantu bayi saat akan menyusu, maka ibu tidak perlu lagi memaksakan untuk menyodorkan puting.</p>
<p style="text-align:justify;">Keahlian mengisap jempol ini sudah mulai sejak minggu ke-19 karena otak bayi telah mencapai jutaan saraf motorik sehingga ia mampu membuat gerakan sadar seperti menghisap jempol.</p>
<p><strong>2. Berenang</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sejak bayi di dalam kandungan ia sudah terbiasa berada di dalam air selama 9 bulan, yaitu cairan ketuban. Bayi sedang senang-senangnya berenang di usia kehamilan 20 minggu.</p>
<p style="text-align:justify;">Saat ini bayi sedang membuat gerakan-gerakan aktif yang dapat dirasakan ibu, mungkin karena panjangnya baru separuh dari panjang lahir dan beratnya baru sekitar 340 gram sehingga ia masih punya banyak ruang untuk berenang.</p>
<p><strong>3. Cegukan</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Saat hamil, terkadang ibu merasakan gerakan continu di satu bagian perutnya. Bisa jadi saat itu janin sedang cegukan. Hal ini biasanya dirasakan sejak kandungan menginjak minggu ke-25.</p>
<p style="text-align:justify;">Hal ini menandakan bahwa janin sedang berlatih pernapasan. Saat ini janin menghirup dan mengeluarkan air ketuban, ketika air ketuban yang tertelan terlalu banyak maka ia akan cegukan. Hal ini sesuatu yang wajar.</p>
<p><strong>4. Mendengar</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Banyak yang menyarankan ibu hamil sering-sering berkomunikasi dengan janin dalam kandungannya. Hal ini benar, karena meski masih di dalam kandungan, janin sudah dapat mendengar suara ibunya sendiri dan suara orang lain di sekitarnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Saat melakukan USG 4 dimensi, selain memeriksa kelengkapan organ tubuh, dokter juga akan meminta janin melakukan sesuatu dan melihat respon si janin.</p>
<p style="text-align:justify;">Misalnya, ketika janin sedang menunduk, ketika dokter meminta ia menegakkan kepala, ternyata janin bisa mengikuti perintah.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi sebaiknya ibu hamil berhati-hati dalam berkata-kata karena janin juga bisa mendengar jika ibunya sedang marah-marah. Hal ini terbukti dengan reaksi perut yang langsung mengencang.</p>
<p><strong>5. Membedakan Terang dan Gelap</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bayi sejak dalam kandungan 27-28 minggu sudah bisa membuka matanya, sehingga sudah bisa membedakan antara gelap dan terang.</p>
<p style="text-align:justify;">Bisa terlihat ketika dokter menempelkan senter di perut, ia bisa melihat cahaya yang masuk melalui dinding rahim. Bahkan janin bisa mengedipkan mata jika menurutnya terlalu silau.</p>
<p><strong>6. Mengekspresikan Diri</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sejak dalam kandungan janin ternyata sudah bisa mengekspresikan diri sesuai dengan yang sedang dirasakan ibunya. Jika ibu dalam keadaan bahagia, duduk santai sambil mendengarkan musik, maka janin juga akan merasakan getaran tersebut sehingga ia akan tersenyum.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebaliknya, jika ibu sedang stres, maka janin akan menyengitkan dahi. Lihat saja pada potret USG 4 dimensi bayi Anda.</p>
<p><strong>7. Belajar Dua Bahasa</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Ternyata, bayi di dalam kandungan bisa belajar memahami bahasa yang sering ia dengar, bahkan hingga dua bahasa sekaligus. Dan kemampuan ini terbawa hingga mereka lahir.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam sebuah penelitian yang dimuat di Psychological Science, bayi yang terbiasa mendengar dua bahasa selama dalam rahim ibunya kelak akan lebih mudah belajar dua bahasa.</p>
<p style="text-align:justify;">Hal ini juga sesuai dengan hasil penelitian psikolog dari Universitas of British Columbia dan Organization for Economic Cooperation and Development di Perancis.</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Sumber : <strong>Apakabar Dunia</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/geoweek.wordpress.com/1060/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/geoweek.wordpress.com/1060/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/geoweek.wordpress.com/1060/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/geoweek.wordpress.com/1060/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/geoweek.wordpress.com/1060/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/geoweek.wordpress.com/1060/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/geoweek.wordpress.com/1060/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/geoweek.wordpress.com/1060/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/geoweek.wordpress.com/1060/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/geoweek.wordpress.com/1060/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/geoweek.wordpress.com/1060/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/geoweek.wordpress.com/1060/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/geoweek.wordpress.com/1060/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/geoweek.wordpress.com/1060/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=geoweek.wordpress.com&amp;blog=5150593&amp;post=1060&amp;subd=geoweek&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://geoweek.wordpress.com/2011/03/09/7-keajaiban-janin-dalam-kandungan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d25b5181947fc5afb9eab775dc87b525?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">geoweek</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/bayi-dalam-rahim.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">bayi-dalam-rahim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jalan dengan keong</title>
		<link>http://geoweek.wordpress.com/2011/03/05/jalan-dengan-keong/</link>
		<comments>http://geoweek.wordpress.com/2011/03/05/jalan-dengan-keong/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Mar 2011 16:46:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>geoweek</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita-cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://geoweek.wordpress.com/?p=1056</guid>
		<description><![CDATA[Raja memberiku sebuah tugas, yaitu membawa keong jalan-jalan. Aku tak dapat jalan terlalu cepat, keong sudah berusaha keras merangkak, Setiap kali hanya beralih sedemikian sedikit Aku mendesak, menghardik, memarahinya, Keong memandangku dengan pandangan meminta-maaf, Serasa berkata : &#8220;aku sudah berusaha dengan segenap tenaga !&#8221; Aku menariknya, menyeret, bahkan menendangnya, keong terluka. Ia mengucurkan keringat, nafas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=geoweek.wordpress.com&amp;blog=5150593&amp;post=1056&amp;subd=geoweek&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/1keong4.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1057" title="1keong4" src="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/1keong4.jpg?w=640" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Raja memberiku sebuah tugas, yaitu membawa keong jalan-jalan.<br />
Aku tak dapat jalan terlalu cepat, keong sudah berusaha keras merangkak, Setiap kali hanya beralih sedemikian sedikit</p>
<p>Aku mendesak, menghardik, memarahinya, Keong memandangku dengan pandangan meminta-maaf,<br />
Serasa berkata : &#8220;aku sudah berusaha dengan segenap tenaga !&#8221;<br />
Aku menariknya, menyeret, bahkan menendangnya, keong terluka.<br />
Ia mengucurkan keringat, nafas tersengal-sengal, merangkak ke depan Sungguh aneh, mengapa Raja memintaku mengajak seekor keong berjalan-jalan.</p>
<p><span id="more-1056"></span>Ya Allah! Mengapa ? Langit sunyi-senyap?</p>
<p>Biarkan saja keong merangkak didepan, aku kesal dibelakang.</p>
<p><strong>Pelankan langkah, tenangkan hati&#8230;.</strong></p>
<p>Oh? Tiba-tiba tercium aroma bunga, ternyata ini adalah sebuah taman bunga.<br />
Aku rasakan hembusan sepoi angin, ternyata angin malam demikian lembut.<br />
Ada lagi! Aku dengar suara kicau burung, suara dengung cacing.<br />
Aku lihat langit penuh bintang cemerlang. Oh?<br />
Mengapa dulu tidak rasakan semua ini ?<br />
Barulah aku teringat, Mungkin aku telah salah menduga!</p>
<p>Ternyata Allah meminta keong menuntunku jalan-jalan sehingga aku dapat mamahami dan merasakan keindahan taman ini yang tak pernah kualami kalo aku berjalan sendiri dengan cepatnya.</p>
<p><strong>&#8220;He&#8217;s here and with me for a reason&#8221;</strong></p>
<p>Saat bertemu dengan orang yang benar-benar engkau kasihi, Haruslah berusaha memperoleh kesempatan untuk bersamanya seumur hidupmu.<br />
Karena ketika dia telah pergi, segalanya telah terlambat.</p>
<p>Saat bertemu teman yang dapat dipercaya, rukunlah bersamanya.<br />
Karena seumur hidup manusia, teman sejati tak mudah ditemukan.</p>
<p>Saat bertemu penolongmu, Ingat untuk bersyukur.<br />
Karena ialah yang mengubah hidupmu</p>
<p>Saat bertemu orang yang pernah kau cintai, Ingatlah dengan tersenyum untuk berterima-kasih .<br />
Karena ia lah orang yang membuatmu lebih mengerti tentang kasih.</p>
<p>Saat bertemu orang yang pernah kau benci, Sapalah dengan tersenyum.<br />
Karena ia membuatmu semakin teguh / kuat.</p>
<p>Saat bertemu orang yang pernah mengkhianatimu, Baik-baiklah berbincanglah dengannya.<br />
Karena jika bukan karena dia, hari ini engkau tak memahami dunia ini.</p>
<p>Saat bertemu orang yang pernah diam-diam kau cintai, Berkatilah dia.<br />
Karena saat kau mencintainya, bukankah berharap ia bahagia ?</p>
<p>Saat bertemu orang yang tergesa-gesa meninggalkanmu, Berterima-kasihlah bahwa ia pernah ada dalam hidupmu.<br />
Karena ia adalah bagian dari nostalgiamu</p>
<p>Saat bertemu orang yang pernah salah-paham padamu, Gunakan saat tersebut untuk menjelaskannaya.<br />
Karena engkau mungkin hanya punya satu kesempatan itu saja untuk menjelaskan.</p>
<p>Saat bertemu orang yang saat ini menemanimu seumur hidup, Berterima-kasihlah sepenuhnya bahwa ia mencintaimu.<br />
Karena saat ini kalian mendapatkan kebahagiaan dan cinta sejati</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/geoweek.wordpress.com/1056/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/geoweek.wordpress.com/1056/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/geoweek.wordpress.com/1056/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/geoweek.wordpress.com/1056/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/geoweek.wordpress.com/1056/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/geoweek.wordpress.com/1056/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/geoweek.wordpress.com/1056/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/geoweek.wordpress.com/1056/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/geoweek.wordpress.com/1056/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/geoweek.wordpress.com/1056/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/geoweek.wordpress.com/1056/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/geoweek.wordpress.com/1056/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/geoweek.wordpress.com/1056/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/geoweek.wordpress.com/1056/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=geoweek.wordpress.com&amp;blog=5150593&amp;post=1056&amp;subd=geoweek&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://geoweek.wordpress.com/2011/03/05/jalan-dengan-keong/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d25b5181947fc5afb9eab775dc87b525?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">geoweek</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/1keong4.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1keong4</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Seperti Apa Sih Plankton Jika Dilihat Lebih Dekat?</title>
		<link>http://geoweek.wordpress.com/2011/03/04/seperti-apa-sih-plankton-jika-dilihat-lebih-dekat/</link>
		<comments>http://geoweek.wordpress.com/2011/03/04/seperti-apa-sih-plankton-jika-dilihat-lebih-dekat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Mar 2011 17:42:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>geoweek</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pieces]]></category>
		<category><![CDATA[Tahukah kamu??]]></category>
		<category><![CDATA[Plankton]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://geoweek.wordpress.com/?p=1035</guid>
		<description><![CDATA[Pengertian Plankton : Plankton didefinisikan sebagai organisme hanyut apapun yang hidup dalam zona pelagik (bagian atas) samudera, laut, dan badan air tawar. Secara luas plankton dianggap sebagai salah satu organisme terpenting di dunia, karena menjadi bekal makanan untuk kehidupan akuatik. Bagi kebanyakan makhluk laut, plankton adalah makanan utama mereka. Plankton terdiri dari sisa-sisa hewan dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=geoweek.wordpress.com&amp;blog=5150593&amp;post=1035&amp;subd=geoweek&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/plankton_sm1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1037" title="plankton_sm" src="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/plankton_sm1.jpg?w=640" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Pengertian Plankton :</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Plankton didefinisikan sebagai organisme hanyut apapun yang hidup dalam zona pelagik (bagian atas) samudera, laut, dan badan air tawar. Secara luas plankton dianggap sebagai salah satu organisme terpenting di dunia, karena menjadi bekal makanan untuk kehidupan akuatik.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-1035"></span>Bagi kebanyakan makhluk laut, plankton adalah makanan utama mereka. Plankton terdiri dari sisa-sisa hewan dan tumbuhan laut. Ukurannya kecil saja. Walaupun termasuk sejenis benda hidup, plankton tidak mempunyai kekuatan untuk melawan arus, air pasang atau angin yang menghanyutkannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Plankton hidup di pesisir pantai di mana ia mendapat bekal garam mineral dan cahaya matahari yang mencukupi. Ini penting untuk memungkinkannya terus hidup. Mengingat plankton menjadi makanan ikan, tidak mengherankan bila ikan banyak terdapat di pesisir pantai. Itulah sebabnya kegiatan menangkap ikan aktif dijalankan di kawasan itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain sisa-sisa hewan, plankton juga tercipta dari tumbuhan. Jika dilihat menggunakan mikroskop, unsur tumbuhan alga dapat dilihat pada plankton. Beberapa makhluk laut yang memakan plankton adalah seperti batu karang, kerang, dan ikan paus.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1038" title="1" src="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/1.jpg?w=640" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1039" title="2" src="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/2.jpg?w=640" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/3.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1040" title="3" src="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/3.jpg?w=640" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/5.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1041" title="5" src="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/5.jpg?w=640" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/6.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1042" title="6" src="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/6.jpg?w=640" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/7.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1043" title="7" src="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/7.jpg?w=640" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/8.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1044" title="8" src="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/8.jpg?w=640" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/9.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1047" title="9" src="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/9.jpg?w=640" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/10.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1048" title="10" src="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/10.jpg?w=640" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/11.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1049" title="11" src="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/11.jpg?w=640" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/12.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1050" title="12" src="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/12.jpg?w=640" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/13.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1051" title="13" src="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/13.jpg?w=640" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Sumber : <strong>Taukahkamu</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/geoweek.wordpress.com/1035/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/geoweek.wordpress.com/1035/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/geoweek.wordpress.com/1035/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/geoweek.wordpress.com/1035/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/geoweek.wordpress.com/1035/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/geoweek.wordpress.com/1035/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/geoweek.wordpress.com/1035/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/geoweek.wordpress.com/1035/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/geoweek.wordpress.com/1035/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/geoweek.wordpress.com/1035/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/geoweek.wordpress.com/1035/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/geoweek.wordpress.com/1035/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/geoweek.wordpress.com/1035/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/geoweek.wordpress.com/1035/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=geoweek.wordpress.com&amp;blog=5150593&amp;post=1035&amp;subd=geoweek&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://geoweek.wordpress.com/2011/03/04/seperti-apa-sih-plankton-jika-dilihat-lebih-dekat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d25b5181947fc5afb9eab775dc87b525?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">geoweek</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/plankton_sm1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">plankton_sm</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/5.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">5</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/6.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">6</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/7.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">7</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/8.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">8</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/9.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">9</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/10.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">10</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/11.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">11</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/12.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">12</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/13.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">13</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pohon Yang Tumbang Karena Dicaci-maki</title>
		<link>http://geoweek.wordpress.com/2011/03/04/pohon-yang-tumbang-karena-dicaci-maki/</link>
		<comments>http://geoweek.wordpress.com/2011/03/04/pohon-yang-tumbang-karena-dicaci-maki/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Mar 2011 12:57:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>geoweek</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita-cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://geoweek.wordpress.com/?p=1028</guid>
		<description><![CDATA[Ada salah satu kebiasaan yang ditemui pada penduduk yang tinggal di sekitar kepulauan Solomon, yang letaknya di Pasifik Selatan, yakni meneriaki pohon. Untuk apa ? Kebisaan ini ternyata mereka lakukan apabila terdapat pohon dengan akar-akar yang sangat kuat dan sulit untuk dipotong dengan kapak. Inilah yang mereka lakukan, jadi tujuannya supaya pohon itu mati. Caranya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=geoweek.wordpress.com&amp;blog=5150593&amp;post=1028&amp;subd=geoweek&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/pohon.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1029" title="pohon" src="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/pohon.jpg?w=640" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Ada salah satu kebiasaan yang ditemui pada penduduk yang tinggal di sekitar kepulauan Solomon, yang letaknya di Pasifik Selatan, yakni meneriaki pohon. Untuk apa ? Kebisaan ini ternyata mereka lakukan apabila terdapat pohon dengan akar-akar yang sangat kuat dan sulit untuk dipotong dengan kapak.<br />
Inilah yang mereka lakukan, jadi tujuannya supaya pohon itu mati.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-1028"></span>Caranya adalah, beberapa penduduk yang lebih kuat dan berani akan memanjat hingga ke atas pohon itu. Lalu, ketika sampai di atas pohon itu bersama dengan penduduk yang ada di bawah pohon, mereka akan berteriak sekuat-kuatnya kepada pohon itu. Mereka lakukan teriakan berjam-jam, selama kurang lebih empat puluh hari.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan, apa yang terjadi sungguh menakjubkan. Pohon yang diteriaki itu perlahan-lahan daunnya akan mulai mengering. Setelah itu dahan-dahannya juga mulai akan rontok dan perlahan-lahan pohon itu akan mati dan dengan demikian, mudahlah ditumbangkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Kalau kita perhatikan apa yang dilakukan oleh penduduk primitif ini sungguhlah aneh. Namun kita bisa belajar satu hal dari mereka. Mereka telah membuktikan bahwa teriakan-teriakan yang dilakukan terhadap mahkluk hidup tertentu seperti pohon akan menyebabkan benda tersebut kehilangan rohnya.<br />
Akibatnya, dalam waktu panjang, makhluk hidup itu akan mati.</p>
<p style="text-align:justify;">Nah, sekarang, apakah yang bisa kita pelajari dari kebiasaan penduduk primitif di kepulauan Solomon ini ? O, sangat berharga sekali! Yang jelas, ingatlah baik-baik bahwa setiap kali Anda berteriak kepada mahkluk hidup tertentu maka berarti Anda sedang mematikan rohnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Pernahkah Anda berteriak pada anak Anda ? Ayo cepat ! Dasar lelet! Bego banget sih. Hitungan mudah begitu aja nggak bisa dikerjakan? Jangan main-main disini! Berisik ! Bising !</p>
<p style="text-align:justify;">Atau, pernahkah Anda berteriak kepada orang tua Anda karena merasa mereka membuat Anda jengkel ? Kenapa sih makan aja berceceran ? Kenapa sih sakit sedikit aja mengeluh begitu? Kenapa sih jarak dekat aja minta diantar ? Mama, tolong nggak usah cerewet, boleh nggak? Atau, mungkin Anda pun berteriak balik kepada pasangan hidup Anda karena Anda merasa sakit hati? Saya nyesal kawin dengan orang seperti kamu tahu nggak! Bodoh banget jadi laki nggak bisa apa-apa ! Aduh. Perempuan kampungan banget sih !?</p>
<p style="text-align:justify;">Atau, bisa seorang guru berteriak pada anak didiknya? E, tolol. Soal mudah begitu aja nggak bisa. Kapan kamu jadi pinter? Atau seorang atasan berteriak pada bawahannya saat merasa kesel? Karyawan kayak kamu tuh kalo pergi aku kagak bakal nyesel. Kerja gini nggak becus ? Ngapain gue gaji elu ?</p>
<p style="text-align:justify;">Ingatlah ! Setiapkali Anda berteriak pada seseorang karena merasa jengkel, marah, terhina, terluka ingatlah dengan apa yang diajarkan oleh penduduk kepulauan Solomon ini.</p>
<p style="text-align:justify;">
Mereka mengajari kita bahwa setiap kali kita mulai berteriak, kita mulai mematikan roh pada orang yang kita cintai. Kita juga mematikan roh yang mempertautkan hubungan kita. Teriakan-teriakan, yang kita keluarkan karena emosi-emosi kita perlahan-lahan, pada akhirnya akan membunuh roh yang telah melekatkan hubungan kita.</p>
<p style="text-align:justify;">
Jadi, ketika masih ada kesempatan untuk berbicara baik-baik, cobalah untuk mendiskusikan mengenai apa yang Anda harapkan. Coba kita perhatikan dalam kehidupan kita sehari-hari.</p>
<p style="text-align:justify;">Teriakan, hanya kita berikan tatkala kita bicara dengan orang yang jauh jaraknya, bukan? Nah, tahukah Anda mengapa orang yang marah dan emosional, mengunakan teriakan-teriakan padahal jarak mereka hanya beberapa belas centimeter. Mudah menjelaskannya. Pada realitanya, meskipun secara fisik mereka dekat tapi sebenarnya hati mereka begituuuu jauhnya. Itulah sebabnya mereka harus saling berteriak !</p>
<p style="text-align:justify;">Selain itu, dengan berteriak, tanpa sadar mereka pun mulai berusaha melukai serta mematikan roh pada orang yang dimarahi kerena perasaan-perasaan dendam, benci atau kemarahan yang dimiliki. Kita berteriak karena kita ingin melukai, kita ingin membalas.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi mulai sekarang ingatlah selalu. Jika kita tetap ingin roh pada orang yang kita sayangi tetap tumbuh, berkembang dan tidak mati, janganlah menggunakan teriakan-teriakan. Tapi, sebaliknya apabila Anda ingin segera membunuh roh pada orang lain ataupun roh pada hubungan Anda, selalulah berteriak.</p>
<p style="text-align:justify;">Hanya ada 2 kemungkinan balasan yang Anda akan terima. Anda akan semakin dijauhi. Ataupun Anda akan mendapatkan teriakan balik, sebagai balasannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Saatnya sekarang, kita coba ciptakan kehidupan yang damai, tanpa harus berteriak-teriak untuk mencapai tujuan kita.</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Sumber :<strong> Taukahkamu</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/geoweek.wordpress.com/1028/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/geoweek.wordpress.com/1028/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/geoweek.wordpress.com/1028/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/geoweek.wordpress.com/1028/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/geoweek.wordpress.com/1028/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/geoweek.wordpress.com/1028/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/geoweek.wordpress.com/1028/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/geoweek.wordpress.com/1028/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/geoweek.wordpress.com/1028/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/geoweek.wordpress.com/1028/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/geoweek.wordpress.com/1028/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/geoweek.wordpress.com/1028/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/geoweek.wordpress.com/1028/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/geoweek.wordpress.com/1028/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=geoweek.wordpress.com&amp;blog=5150593&amp;post=1028&amp;subd=geoweek&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://geoweek.wordpress.com/2011/03/04/pohon-yang-tumbang-karena-dicaci-maki/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d25b5181947fc5afb9eab775dc87b525?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">geoweek</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/03/pohon.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pohon</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rayap yang ~menjengkelkan~ menguntungkan</title>
		<link>http://geoweek.wordpress.com/2011/02/28/rayap-yang-menjengkelkan-menguntungkan/</link>
		<comments>http://geoweek.wordpress.com/2011/02/28/rayap-yang-menjengkelkan-menguntungkan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Feb 2011 16:18:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>geoweek</dc:creator>
				<category><![CDATA[Serangga]]></category>
		<category><![CDATA[Tahukah kamu??]]></category>
		<category><![CDATA[Rayap]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://geoweek.wordpress.com/?p=1020</guid>
		<description><![CDATA[ukuranya bisa mencapai 15 cm seperti jenis Macrotermes natalensis. Setiap musim penghujan, seringkali kita diganggu oleh segerombolan laron yang mengitari lampu diruang tamu atau di ruangan lain yang bisa menjadi sangat menjengkelkan. bandel..! kata nenek. memang wajar sih, soalnya binatang yang satu ini termasuk kategori yang &#8220;pantang menyerah&#8221; dalam urusan bikin jengkel. Sudah di sapu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=geoweek.wordpress.com&amp;blog=5150593&amp;post=1020&amp;subd=geoweek&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><a href="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/02/rayap3.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1021" title="rayap3" src="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/02/rayap3.jpg?w=640" alt=""   /></a><em>ukuranya bisa mencapai 15 cm seperti jenis Macrotermes natalensis.</em></p>
<p style="text-align:justify;">Setiap musim penghujan, seringkali kita diganggu oleh segerombolan laron yang mengitari lampu diruang tamu atau di ruangan lain yang bisa menjadi sangat menjengkelkan. bandel..! kata nenek. memang wajar sih, soalnya binatang yang satu ini termasuk kategori yang &#8220;pantang menyerah&#8221; dalam urusan bikin jengkel. Sudah di sapu dan dibersihkan, masih saja banyak yang berterbangan. Lampu dimatikan, mereka berjatuhan, yang akhirnya makin membuat kita sibuk dengan bulu2 yang berterbangan. Masih kata nenek sih, mereka itu sedang dalam perjalanan menuju bulan..</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-1020"></span>Lupakan saja tentang legenda laron menuju bulan dalam rangka mengikuti sayembara. Hal yg harus anda perhatikan setelah kejadian itu adalah &#8220;memberikan perlindungan yang optimal terhadap barang-barang dan bagian rumah yang terbuat dari kayu..! &#8220;<br />
Dalam perjalanannya menuju bulan..ups.. mengitari lampu maksud saya, ada yg kemudian jatuh cinta kepada rekan sekelompoknya. Nah, sepasang laron yg sudah saling jatuh hati ini akhirnya jatuh beneran ke lantai (tanah) menanggalkan sayapnya dan kemudian diiringi rasa cinta mereka bergandengan (seperti anak kecil main kereta-keretaan) mencari lubang yang dapat dipakai untuk berbulan madu.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam rumah tangga laron (Ordo Orthoptera) yg masih beranggotakan 2 personal inilah awal sebuah kerajaan dibentuk. Mula-mula semua pekerjaan mereka lakukan sendiri, seperti menggotong telur ke sudut penetasan, menyingkirkan tanah longsor, menutup celah bocor, dan berbagi makanan tentunya. Namun ketika sudah banyak telur yang menetas, maka &#8220;raja dan ratu&#8221; laron tadi sudah resmi dinobatkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Pekerjaan pun diambil alih oleh anak-anak laron sebagai rakyat jelata, mereka disebut rayap, alih-alih laron seperti bapak-ibunya.<br />
Sementara itu, sang ratu laron hanya bertugas berkembang biak. bertelur dan terus bertelur. Tidak tanggung-tanggung, satu hari ratu laron bisa menghasilkan 18ribu telur. Yupz, 30 butir tiap menit selama 10 jam kerja. Ya, meskipun kadang2 dia juga mengambil cuti barang beberapa hari. bahkan ratu Macrotermes Natalensis dari afrika pernah dihitung sampai 80ribu butir telur perharinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Ratu rayap yg terus-menerus bersalin ini bisa berumur panjang sampai 20 tahun. karena selain kerjanya cuma seperti itu, mulai dari pelayanan sampai gizi makanan ditanggung terjamin. Makan-nya di suapin loh..!</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Anak-anak mandul yang militan</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Anak-anak yg menetas dari telur kerajaan rayap ini berbeda-beda sosok tubuhnya. Ada yang mempunyai rahang yang luar biasa besarnya, sehingga ditugaskan sebagai serdadu. Kasta perajurit bagian gigit-menggigit ini bisa jantan dan bisa betina, tetapi semuanya mandul karena alat kelamin mereka tidak tumbuh sempurna. Dan kasta yg lainnya adalah saudara para rayap serdadu ini. Mereka memiliki rahang yg tidak begitu besar namun cukup kuat untuk menggerogoti kayu mati sampai keropos. Juga bertugas menyuapi  anak2 dan sang ratu selain menggotong apa saja yg perlu digotong. Mereka juga dari jantan dan betina. Dan kesemuanya mandul.<br />
<a href="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/02/xsiklus-pagespeed-ic-niwy-qp2mv.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1022" title="xsiklus.jpg.pagespeed.ic.nIwy-QP2MV" src="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/02/xsiklus-pagespeed-ic-niwy-qp2mv.jpg?w=640" alt=""   /></a><br />
Kemandulan masal ini karena dulu telur yg ditetaskan menjadi mereka ini tidak dibuahi. Semacam telur hermafrodit. Kalau ada telur yg dibuahi oleh sperma sang raja rayap, anak yg kemudian lahir tentu saja normal. Tetapi ternyata sang ratu punya kebijakannya sendiri. Kalau ia memandang perlu agar sang anak tidak tumbuh menjadi anak subur, maka ia akan memberikan hormon feromon primer yg akan membuat macet perkembangan kelamin anak tersebut (yg nantinya akan terus menjadi robot mandul). Yang diberikan lewat mulut ketika anak bertugas menyuapi ibunya. Namun ketika sang ratu memandang perlu untuk menghasilkan anak yg akan meneruskan generasinya, ia tidak memberikan hormon pencegah dan membiarkan anak itu tumbuh menjadi mahluk berkelamin~bisa jantan, bisa betina~, yg nantinya akan kita sebut laron.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk memberikan makan anak2 yg masih lemah perutnya, mereka bercocok tanam jamur. Mereka mengunyah kayu sampai lumat, dan kemudian membuat wadah2 berongga seperti &#8220;spons&#8221; untuk perkembang-biakannya. Jamur ini dipanen dan dimakan bersama tempat penanamannya.<br />
selama diperintah oleh bapak-ibunya, para rayap pekerja ini terus mengganyangi kayu lapuk agar teruarai lebih lanjut lagi menjadi bahan organik. Dalam usus para coptotermes ini, banyak terpelihara bakteri dan Flagellata (protozoa yg bercambuk). Mahluk piaraan ini mengeluarkan enzim pencerna selulosa kayu sampai menjadi zat pati yg lebih sederhana. Zat yang berupa tepung ini kemudian dimakan oleh bakteri dan flagellata itu. Tapi selebihnya juga diserap oleh tubuh rayap yang memeliharanya. Tetapi yang tampak adalah, rayap itu menggerogoti perabotan dan peralatan kayu kita.  Suatu keuntungan bagi alam plus perusahaan pembasmi rayap, yang menjengkelkan para kepala rumah tangga.<br />
so, perlindungan lebih awal mungkin akan lebih mengefisiensikan pengeluaran biaya anda.</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Sumber</strong> :<a href="http://www.forumsains.com/"> Forum sains</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/geoweek.wordpress.com/1020/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/geoweek.wordpress.com/1020/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/geoweek.wordpress.com/1020/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/geoweek.wordpress.com/1020/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/geoweek.wordpress.com/1020/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/geoweek.wordpress.com/1020/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/geoweek.wordpress.com/1020/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/geoweek.wordpress.com/1020/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/geoweek.wordpress.com/1020/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/geoweek.wordpress.com/1020/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/geoweek.wordpress.com/1020/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/geoweek.wordpress.com/1020/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/geoweek.wordpress.com/1020/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/geoweek.wordpress.com/1020/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=geoweek.wordpress.com&amp;blog=5150593&amp;post=1020&amp;subd=geoweek&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://geoweek.wordpress.com/2011/02/28/rayap-yang-menjengkelkan-menguntungkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d25b5181947fc5afb9eab775dc87b525?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">geoweek</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/02/rayap3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">rayap3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geoweek.files.wordpress.com/2011/02/xsiklus-pagespeed-ic-niwy-qp2mv.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">xsiklus.jpg.pagespeed.ic.nIwy-QP2MV</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
